Bupati Melawi Buka Konferda XII GKII Daerah Tanah Pinoh

  • Rabu, 29 September 2021 - 08:24:06 WIB
  • Administrator
Bupati Melawi Buka Konferda XII GKII Daerah Tanah Pinoh

Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa membuka secara resmi konferensi daerah ke-XII Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Daerah Tanah Pinoh, Senin (29/09/2021) di GKII Siloam Ulak Muid, Kecamatan Tanah Pinoh. Turut mendampingi Bupati Melawi, Wakil Bupati Melawi, Drs. Kluisen, Anggota DPRD Kabupaten Melawi,Camat Tanah Pinoh Barat, Camat Tanah Pinoh, Forkopincam Tanah Pinoh.

Ketua Wilayah II GKII Kalimantan Barat, Pdt. Drs. Senan Beruang, M.Th mengatakan konferensi daerah merupakan agenda rutin yang dilaksanakan dalam jangka waktu lima tahunan. Dia menambahkan konferda dilaksanakan untuk memilih pengurus GKII wilayah kecamatan dan program kerja selama lima tahun ke depan untuk masa bhakti 2021 hingga 2026.

“Konferensi ini akan dilaksanakan selama sekitar 5 hari, mulai tanggal 27 september sampai 1 oktober 2021. Kita semua berharap kegiatan ini bisa berjalan dengan lancar. Dan seluruh peserta diharapkan bisa menuangkan pendapat, saran dan pemikiran nya untuk memajukan GKII di wilayah Tanah Pinoh”, ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Melawi dalam sambutannya mengatakan dukungannya atas terselenggaranya konferensi ke-XII GKII Daerah Tanah Pinoh.

“Saya atas nama pemerintah Kabupaten Melawi sangat mengapresiasi dan mendukung penuh terselenggaranya kegiatan ini. Melalui konferensi yang digelar ini, saya berharap gereja selalu berperan dalam membangun visi rohani maupun jasmani masyarakat kita”, ungkapnya.

Bupati juga berharap GKII akan terus tumbuh dan berkembang semakin maju, serta mampu memberi kesejukan suasana internal dan eksternal umat beragama khususnya di Kabupaten Melawi.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh pengurus GKII dan jemaat GKII untuk selalu menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi antar umat beragama di Kabupaten Melawi, serta senantiasa bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung program-program pembangunan daerah.

“Saat ini perbedaan yang ada di Melawi dengan keberagaman suku, budaya, adat, dan agama harus dimanfaatkan sebagai sebuah pondasi dalam membangun daerah dalam mewujudkan visi dan misi Kabupaten Melawi yang adil, pantas, hebat yang berlandaskan gotong royong dan harmonis dalam keberagaman”, ujarnya.

 

Penulis : Fariz Ghadati, S.I.P

  • Rabu, 29 September 2021 - 08:24:06 WIB
  • Administrator

Berita Terkait Lainnya