Bupati Melawi Pimpin Rapat Evaluasi Penanganan Covid-19 di Kabupaten Melawi

  • Rabu, 07 Juli 2021 - 19:58:50 WIB
  • Administrator
Bupati Melawi Pimpin Rapat Evaluasi Penanganan Covid-19 di Kabupaten Melawi

Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Melawi memimpin rapat evaluasi penanganan Covid-19 di Kabupaten Melawi, rabu (07/07/2021) di Convention Hall Kantor Bupati Melawi. Rapat tersebut juga dihadiri oleh Wadir Lantas Polda Kalimantan Barat, Kapolres Melawi, Sekretaris Daerah Kabupaten Melawi, LO Kodim 1205/Sintang, dan Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Melawi.

Kabag Ops Polres Melawi, AKP Aang Permana, S.IP.,M.AP dalam paparannya mengatakan berbagai upaya yang telah dilakukan oleh Satgas Covid-19 Kabupaten Melawi dalam menekan angka penularan Covid-19, salah satunya adalah memperketat perbatasan Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah di Pos KM 80. Selain itu, menurutnya, Satgas Covid-19 juga telah memperketat arus keluar masuk orang saat libur lebaran di perbatasan Kabupaten Melawi dan Kabupaten Sintang di Pos Batu Nanta.

Ditambahkannya, Satgas Covid-19 Kabupaten Melawi juga telah melaksanakan berbagai operasi yustisi untuk menertibkan masyarakat dalam pelaksanaan protokol kesehatan, termasuk menerapkan denda administratif kepada para pelaku usaha yang masih ditemukan melanggar aturan sesuai Surat Edaran Bupati Melawi terkait Penanganan Covid-19 di Kabupaten Melawi.

Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa dalam arahannya mengatakan Pemerintah Kabupaten Melawi saat ini melalui Satgas Covid-19 Kabupaten Melawi berupaya mempercepat pemberian vaksin ke masyarakat sebagai langkah pencegahan sekaligus sebagai upaya memutus penularan Covid-19.

Bupati Melawi juga mengapresiasi pihak-pihak yang turut mendukung Pemerintah Daerah dalam menyukseskan program vaksinasi bagi masyarakat, khususnya kepada Polri dan TNI yang telah giat mensosialisasikan pelaksanaan dan program vaksin untuk masyarakat.

“Saya sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas dukungan dari rekan-rekan di Polres Melawi dan Kodim 1205/Sintang dalam menyukseskan program vaksinasi di Kabupaten Melawi. Saat ini, Kabupaten Melawi berada pada peringkat 3 dalam pemberian vaksin bagi masyarakat umum, dan peringkat 6 pemberian vaksin bagi masyarakat lansia”, ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut Bupati Melawi juga meminta Satgas Covid-19 Kabupaten Melawi untuk tetap fokus dalam penanganan Covid-19 karena saat ini menurutnya Kabupaten Melawi masih berada pada zona oranye (resiko sedang). Bupati juga meminta instansi terkait untuk memperhatikan kondisi tenaga kesehatan sebagai garda terdepan penanganan Covid-19 di Kabupaten Melawi, termasuk dalam pencairan insentifnya.

Pada kesempatan yang sama, Kapolres Melawi, AKBP Sigit Elyanto Nurharjanto, S.I.K mengingatkan Satgas Covid-19 untuk melakukan edukasi kepada masyarakat dalam memperketat pelaksanaan protokol kesehatan agar Kabupaten Melawi tidak kembali turun ke Zona Merah (resiko tinggi) penularan Covid-19. Dia juga mengingatkan pentingnya program vaksinasi untuk mewujudkan herd community.

Sekretaris Daerah Kabupaten Melawi, Drs. Paulus pada kesempatan tersebut juga mengingatkan agar seluruh kebijakan atau instruksi terkait penanganan Covid-19 harus dilaksanakan dan diedarkan sampai tingkat Kecamatan dan Desa. Sekda juga meminta agar Satgas Covid-19 kembali menyurati Pihak Perusahaan SBK untuk melakukan pengawasan dan pengetatan di Pos Perbatasan Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah di KM 80.

Sementara itu, Wadirlantas Polda Kalimantan Barat yang turut hadir dalam rapat evaluasi tersebut mengapresiasi langkah-langkah dan berbagai upaya yang dilakukan secara konsisten oleh Pemerintah Daerah dalam hal ini melalui Satgas Covid-19 dalam menekan angka penularan Covid-19 di daerah.

Wadirlantas Polda Kalbar yang dalam kunjungannya ke Kabupaten Melawi juga menyempatkan meninjau kondisi RSUD Melawi. Dia meminta Pemerintah Daerah agar selalu memperhatikan kebutuhan RSUD Melawi, termasuk mengingatkan pola-pola kerjasama dengan pihak lain dalam mendukung kebutuhan penanganan Covid-19 di RSUD. Dia berharap Kabupaten Melawi tetap aman dan kondusif sehingga tidak harus melakukan PPKM Darurat dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Terkait pintu masuk perbatasan di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah, Wadirlantas Polda Kalbar akan menyampaikan permasalahan tersebut ke Kapolda Kalimantan Barat agar bisa dilakukan pengetatan dan pengawasan.

 

Penulis : Fariz Ghadati, S.IP

Editor : Felix Triudadin, S.Pd.,MBA

  • Rabu, 07 Juli 2021 - 19:58:50 WIB
  • Administrator

Berita Terkait Lainnya